Mar 2, 2016

Tugas kehidupan

Tadi pagi sebelum ke kamar mandi, ananda Rafa ngomong "ma, Rafa baru ingat kalau hari ini di suruh bawa baju ngga kepake, spon, tisu, karton, sama pola. Polanya bebas"

Sebenarnya kepengen bangettt ngomelin tembok kok baru di omongin sekarang hiksss...dan ini untuk yang kesekian kalinya. Baiklah, sabarrrr... lagian jam pelajaran sbk di mulai pukul  9.30am.

Tarik napas, masih ada waktu. Setelah di anter plus balik arah buat ngurusin adiknya, ditambah nyempatin beli lauk masak buat kangmas serta masak tambahan dikit. Kelar langsung bergerilya ngerjain pesanan.

Setengah 10 kurang 5 menit kelar, langsung ngebut ke sekolah. Perjalanan normalnya 10menitan kali ini bisa di tempuh sebelum bel tanda masuk.
Tugas kelar, lanjut ke pasar balik lagi ke sekolah karna nanggung kembali ke rumah. Jam setengah 11 anak anak mulai menjemur hasil karya, Rafa belum terlihat.

Tidak berapa lama gurunya keluar trus liat saya dan ngomog "buku gambar Rafa mana? Punyanya udah habis "
Kagetlah, kenapa ananda ngga ngomong sekalian. Coba nengok ke kelas, terlihat dia memakai baju yang disediain tadi pagi, duduk di kursi sambil nengok ke belakang liatin temennya kerja. Sedih, pasti satu jam-an tadi waktu emaknya belanja di pasar dia cuman duduk ngga bisa ngapa ngapain.

Beruntung gurunya berbaik hati ngasih kertas gambar baru dan juga temen di sebelahnya dengan rela membagikan perwarna miliknya.

Yukkk nakkk... mulai besok kita lebih care lagi sama tugas-tugas sekolah. Mari kita taklukan pekerjaan ini yang kadang memang membuatmu bosan dan lelah. Tapi percayalah kita bisa menyelesaikannya dengan baik, karna tugas kita di depan jauh lebih besar dan rumit. Mari kita belajar dari hal-hal kecil di sekitar kita :)

****

Sore hari Rafa ngomong lagi dengan senyum dan bangga "ma, kata temen baju Rafa katanya mirip pemain bola Brazil"  terus berlalu.

#onedayonepost

Mar 1, 2016

Berbagi semangat menulis bersama gerakan ODOP

menulislah
saat kata kata tak dapat terucap,  
tak ada telinga yang mau mendengar
tak ada tempat untuk bersenandung

menulislah
tak peduli mereka melihat
ataupun membacannya
cibiran, hinaan dan pujian
mungkin menghiasi setiap karya

Menulislah
ketika imajinasi berkelana
menunggu tempat keabadian

hari ini mereka mengabaikan
tapi suatu hari
mereka akan menemukan

By Raida

*****

Dulu banget waktu bikin blog tujuannya adalah buat corat coret, teriak teriak ngga jelas, nyimpan moment yang sempat di simpen, jaga jaga kali kena insomnia eh amnesia maksudnya hehhehe.. sekalian evaluasi habis ngapain aja kemaren.


Pertama kali bikin jamannya friendster, ada juga multyplay ampe blogspot dan wordspress tentunya. Tulisan dan foto foto yang tersimpan di friendster dan multyplay akhirnya tiada bersamaan dengan tutupnya kedua layanan itu.

Sedangkan yang di wordpress daku lupa user ma id nya, mana email gonta ganti pula, beruntung yang di blogspot masih bisa di selamatin. Pelajaran berharga, bikinlah copyannya or duplikat di layanan yang beda perusahaannya :D

Dulu sempat rajin nulis, palagi jaman hamil terus lucu lucunya anak anak, dan juga buat cerita cerita kepada bapaknya yang nun jauh di seberang, hingga akhirnya kang mas pulang, dan mulai trenlah fesbuk serta kolega koleganya. 

Dua tahun lebih rumah maya ini di anggurin, karna saya kebih sering berada di instagram, fasilitasnya memudahkan tuk langsung di share kemana mana, dan finally saya gunain tumblr sebagai gantinya blog.

Saya masih ingat betapa rumah maya ini memberi banyak dampak positif, menghubungkan teman-teman yang telah lama hilang, orang orang baru yang akhirnya jadi temenan, dan yang lebih tak pernah saya kira, blog inipun telah di baca nyaris sampai tuntas oleh ananda Rafa hiksss... mengharukan banget, tulisan yang dibikin saat kejadian sepertinya memang lebih terasa di bandingkan kalau nulis setelah beberapa tahun moment itu berlalu

Dia protes kenapa tentangnya dikit banget hahhahah... saya hanya beritahu bahwa ada beberapa alasan personal dan sangat privacy jadi tidak semua hal harus kita umbar di dunia maya, dan kita juga kudu bertanggung jawab atas apa yang kita tulis apalagi bila menyangkut orang orang di dalamnya. Lebih bagus lagi kalau sesuatu yang kita share itu bermanfaat buat kita ataupun orang lain.

One day one post atau kerennya di singkat ODOP adalah event yang sedang di adakan  oleh bang Syaiha beserta mba Maya, mba Roma, Gilang dan rekan rekan lainnya. Saya cukup antusias mengikuti event ini untuk kembali menggerakkan jari jari saya dalam sebuah tulisan. bersilaturahmi sesama blogger, nambah wawasan dan lebih menggali kemampuan diri.

#onedayonepost


Feb 29, 2016

Go green dan kuntilanak

Apa yang saya lakukan mungkin masih terlalu kecil untuk alam dan lingkungan, hanya sedang berusaha untuk tidak menjadi orang yang turut serta merusak. Ini beberapa yang telah saya jalani:

1. Menghindari pemakaian motor, dan menggunakan sepeda untuk jarak yang tidak terlalu jauh, kecuali terpaksa semisal buru buru pulang karna di kangenin kang mas :D. Terbukti bersepeda membuat otot kaki lebih kencang.

2. Saat bepergian dan sedang bawa aneka makanan, mengumpulkan sampah dan membuang di tempatnya.

3. Mematikan motor saat antri di pom bensin.

4. Menolak kantong plastik saat berbelanja diwarung selama masih bisa di bawa pakai tangan. Dan sejak di berlakukan kantong plastik berbayar lebih rajin lagi bawa keranjang dari rumah kalau mau belanja.

5. Memperbanyak tanaman di rumah, lebih hijau dan lebih hemat juga apalagi kalau jenis sayur-sayuran.

6. Memanfaatkan air hujan untuk pemakaian sementara semisal bersih bersih kamar mandi atau lantai. Jangan sampai tertampung lama tanpa penutup yang ada malah ngundang penyakit.

7. Memakai kipas angin di rumah sebagai pendingin ruangan.

8. Menggunakan kelambu saat tidur dan memakai raket nyamuk saat berburu. Tujuannya untuk menghindari pemakaian obat nyamuk ataupun lotion anti nyamuk dan yang pasti lebih sehat tanpa polusi udara. Sejak kecil di tanamkan pakai kelambu, selain menghindari dari gigitan hewan juga buat menghindari gangguan jin, wallahualam.

9. Mulai mengganti lampu dengan jenis led. Harga lampu ini memang lebih mahal dari lampu biasa tapi cukup terang dengan watt yang minim dan nyaman di mata.

10. Menggunakan pembalut cuci ulang. Sudah tahu dong manfaatnya, lebih sehat dan hemat pula walau agak ribet bagi yang belum terbiasa. Kebayang ngga sih pembalut sekali pakai itu ketika masuk ke bak sampah terus di kocar kacir sama pemulung. Belum lagi ada mitos kalau kuntil anak dan sodara sodaranya demen *maaf* menjilati bekas bekas buangan itu hiiiiii... seremmmm kan?

Wahai para gadis... saran kaka kalau kalian mencari pasangan, selain soleh dan bertanggung jawab masukkanlah pula kreteria cowok yang sayang dan peduli terhadap lingkungan. Alam saja dia jaga apalagi kamu :)

#onedayonepost