Apr 28, 2016

Hari ke-2: Masih Demam

Rafa: "Ma, apa bedanya terkena typus sama deman berdarah?"

Me: "Gejalanya hampir sama, tapi Db di saat tertentu akan mengalami masa kritis, kalau tidak di tangani secara tepat maka mengakibatkan kematian sedangkan typus kalau penanganannya terlambat 'hanya akan' membuat kondisi si penderita memburuk"

Rafa: "Terus, gimana cara bedainnya?

Me: "selama 48 jam semenjak demam, di hari ke tiga jika tidak ada sesuatu yang salah pada kulit, ngga ada batuk filek tapi masih panas juga maka harus di ambil darahnya buat di periksa"

Tidak berapa lama kemudian, Rafa nangkring di meja makan, mukanya terlihat sangat sedih
Rafa: "Ma, Rafa ngga mau kalau sampai di ambil darah" buliran sungai seakan bersiap tumpah dari bendungan kelopak matanya yang sayu.

Ku tatap matanya dan kuyakinkan dia "Rafa ngga usah mikir yang berat-berat, Rafa harus yakin Rafa akan sembuh dan sehat, karna kalau pikiranmu terus sakit maka seluruh tubuhmu ikutan sakit, sekarang makan minum yang banyak, juga istirahat yang cukup"

"iya ma, aku ingin sembuh" diapun terlihat lebih ceria dan bersemangat.
*****
Terakhir kali dia di ambil darahnya saat masih bayi berumur sekitar 4 atau 5 hari. Tentu saja moment dramatis itu telah terlupakan, tapi dia ngerti kalau di ambil darahnya sakit saat dia tau adiknya kemarin yang sempat trauma dengan jarum rumah sakit. Bahkan saat itu, kalau ada yang ngungkit tentang pengambilan darah Alfie pasti sedih.
Jam dua dini hari sekujur badannya keringetan, mungkin efect dari minum obat sebelum tidur. Badannya sedikit bergetar dia terlihat sangat lemas. Kubuatkan minuman hangat dan sedikit makanan untuknya, tidak lama kemudian diapun kembali beristirahat.

Pagi tadi hanya dua sendok makan bubur yang bisa masuk ke perutnya. Aku minta dia untuk tetap minun. Waktu mau makan kue serabi, diapun muntah kembali. Badannya tetap hangat. Sore tadi dia udah bisa makan lebih banyak dari kemarin, bahkan bisa minum teh lemon satu gelas penuh bareng adiknya. Dia selalu memintaku mengecek kondisi badannya " lihat ma, sepertinya tidak hangat lagi"

Walaupun masih sayu, dengan bobot tubuh terlihat berkurang sangat drastis tapi sejak sore pula dia udah bisa bermain dengan ceria. Semoga besok semuanya baik baik saja, cepat sembuh ya nak.. :)

#OneDayOnePost

11 comments:

Khikmah Al-Maula said...

Cepet sembuh buat dek Rafa ya mbk Raida..., biar berat badannya nambah lagi... ^^

Wiwid Nurwidayati said...

cepet sembuh ya dik Rafa

Miftahul Rohmah said...

Sehat sehat yaa dek rafa anak pintar 😊

lisa lestari said...

Cepet sehat ya, nak,

lisa lestari said...

Cepet sehat ya, nak,

HERU WIDAYANTO said...

Rafa, nanti kl sembuh Om ajak maen petak umpet 😂
Lekas sembuh Rafa

Raida said...

Terimakasih tante Khikmah :)

Raida said...

Ammiiinnn... makasij tante Wiwid, namanya kaya ust ku waktu Tk

Raida said...

Makasih banyak tante Miftahul, kok tau yah.. kalau aku anak pinter hehhee.. :D

Raida said...

Ammiinnn.... Terimakasih sekali cik gu Lisa :)

Raida said...

Janjiii ya ommmm... Rafa seneng banget lo maenn petak umpat :)